Semua Tulisan
Seluruh tulisan di blog lama, dari yang terbaru.
-
Utopia Solo Menjadi Kota Cyber
Setelah cukup lama mencanangkan diri sebagai kota budaya, belum lama ini Solo menegaskan sebuah utopia baru: menjadi kota cyber (cyber city).
-
Diri Sendiri
Ada sebuah kalimat dalam Novel Demian-nya Herman Hesse yang saya sukai: 'Sekarang aku menyadari bahwa tidak ada di dunia ini yang lebih dibenci oleh seseorang daripada mencoba melangkah menuju diri...
-
Manusia, Ajal, Catatan
Saya membayangkan Natasha Anya pada sebuah malam menjelang ajalnya tiba.
-
Jilbab, Cadar, dan Dewi Persik
Seandainya Anthony Synnott melihat tayangan infotainmen tentang Dewi Persik yang memakai jilbab dan cadar, mungkin ia akan berkata: 'Apa gue bilang!
-
Perempuan-perempuan Agresif
Hari ini, diakui atau tidak, kita terus menyaksikan sebuah 'perlawanan' terhadap citra tradisonal perempuan sebagai sosok feminin, lembut, dan tidak agresif di hadapan lawan jenis.
-
Nietzsche dan Horison yang Terbatas
Seandainya Friedrich Wilhelm Nietzsche berdiri di suatu jembatan yang menghubungkan rumahnya dengan sebuah lautan yang ganas, apa yang akan ia lakukan?
-
Ziarah dan Manusia yang “Retak”
Di Jawa, orang mungkin tak akan—atau tak bisa?
-
Sebab Waktu (Boleh Jadi) Adalah Puisi
Ketika standarisasi waktu dibuat pada 1884, waktu telah berubah menjadi semacam ilmu pasti.
-
Kemerdekaan dan Ihwal yang Tak Selesai
Beberapa malam lalu, saat menyaksikan pentas monolog Putu Wijaya yang berjudul 'Merdeka', saya seolah diingatkan: kemerdekaan adalah sesuatu yang mungkin saja tak akan selesai.
-
Proklamasi Luna dan Ilusi Kemerdekaan
Di hadapan iklan, tak ada sesuatu yang sakral.