Tag: sajak
Tulisan dengan tag “sajak”.
-
Kaos yang Kehilangan Petanda
Kerinduan membuatku seperti tanaman yang menenggelamkan dirinya kembali ke dasar bumi.
-
Sebuah Hujan yang Puisi
(Tentang Antologi Puisi 'Aku Ingin Mengirim Hujan') Puisi Indonesia modern adalah sosok yang akrab dengan hujan.
-
Subversi
Dalam hidup yang sudah terlampau banyak cincong ini, sebuah puisi seharusnya hadir sebagai sebentuk subversi—dalam artinya yang dinamis.
-
Layang-layang
Dulu pernah kau belikan aku sebuah layang-layang pada hari ulang tahun.
-
Realisme yang Lugu, Cinta, dan Lain-lain
(Membaca Antologi Puisi Pendhapa 5) Penyair yang hanya menyekatkan perhatian pada dirinya sendiri, kata Subagio Sastrowardoyo, tak akan menghasilkan sajak yang cukup berarti.
-
Beranda Tanpa Angin dan Beranda yang Kehujanan
/1/ Beranda adalah sebuah 'ruang transisi'.
-
Di Antara Puntung Rokok dan Bunga Plastik
Apakah hidup itu semacam imajisme?
-
Puisi untuk Apa Saja
(Membaca Antologi Puisi Absolut) Membaca Buku Antologi Puisi Absolut terbitan Penerbit Gerilya Peradaban, Solo, adalah membaca kumpulan puisi yang hampir tanpa 'benang merah'.
-
Yang Punya Otak, Bisa Ditaruh Dulu
Membaca buku 'sajakkartun' karya Nasirun PurwOkartun yang berjudul 'Sajak dari Republik Kartun', kesan saya mula-mula sama dengan Dwi Susanto, pengajar Sastra di Universitas Sebelas Maret, Solo.
-
GM, Pahlawan, dan Heroisme yang Tak Perlu
Kalau tahun 1943 Chairil Anwar membuat 'Diponegoro' dan tahun 1955 Toto Sudarto Bachtiar membuat 'Pahlawan Tak Dikenal', tahun 1996-1997 Goenawan Mohamad (GM) membuat 'Aung San Suu Kyi'.